Beranda TERBARU Aksi Rakyat NTT Menggugat Hentikan Perdagangan Orang

Aksi Rakyat NTT Menggugat Hentikan Perdagangan Orang

10

Kupang, Kabar daerah.com – Ratusan warga yang tergabung dalam Aksi Rakyat NTT Menggugat Hentikan Perdagangan Orang memadati halaman Kantor Gubernur NTT, Rabu(28/3).

Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan iga tuntutan rakyat Indonesia di NTT yaitu Moratorium Pengiriman TKI ke Malaysia, tangkap dan adili mafia perdagangan orang dan pejabat publik yang mendiamkan pelaku perdagangan orang adalah bagian dari kolonialisme sehingga harus diturunkan dan dipenjarakan.

Untuk Di tahun 2017, berdasarkan data BNP2TKI 90% korban buruh migran yang meninggal di luar negeri berasal dari Nusa Tenggara Timur. Dalam tahun ini, sudah 23 warga asal NTT yang pulang dalam kondisi meninggal. Di tahun 2017 pula seorang hakim di NTT melepaskan bandar besar pelaku perdagangan orang. Tanggapan pemerintah pun hanya sebatas “servis bibir”, berkata-kata tetapi tidak ada efek untuk rakyat.

Ini saatnya Rakyat NTT turun ke jalan untuk menggugat kerja tidak becus aparat negara. Sudah saatnya mereka diingatkan bahwa jabatan bukan dipakai untuk memperkaya dan melindungi keluarga dan diri sendiri, tetapi seluruh warga negara. Sudah saatnya pemerintah memperlakukan jenasah para buruh migran secara layak. Bukan hanya dijadikan proyek baru, yang tidak melibatkan para korban.

Aksi solidaritas bersama korban untuk menentang perdagangan orang ini dilakukan dimulai di depan Polda NTT, selanjutnya menyinggahi Kantor Pengadilan Tinggi di NTT, DPRD NTT, Kejaksaan Tinggi NTT, dan berakhir di Kantor Gubernur NTT. (*JOY)