Beranda HEADLINE Empat Pelaku Pembunuhan Dua Bersaudara Di Hutan Tekeme Di Tangkap Satreskrim Polres...

Empat Pelaku Pembunuhan Dua Bersaudara Di Hutan Tekeme Di Tangkap Satreskrim Polres Rote Ndao

26

Rote Ndao, Kabardaerah.com —– Tim gabungan satreskrim Polres Rote Ndao telah menangkap empat pelaku utama pembunuhan sadis di hutan Tekeme Desa Mbokak pada 28/1/ 2018 dan saat ini sudah ditahan di rumah tahanan Polres Rote Ndao untuk 20 hari kedepan terhitung dari tanggal 5 -25/4/2018.

Hal tersebut ungkapkan kapolres Rote Ndao melalui Kasat reskrim Polres Rote Ndao, AKP SEPUH A. I. SIREGAR, SH, SIK ketika melakukan conference pers bertempat dilobi Mako Polres Rote Ndao, Kamis pagi (12/4).

Pada kesempatan itu dikatakan, dari hasil pengembangan kasus pembunuhan di Tekeme desa Mbokak maka pada tanggal 4 april lalu satreskrim polres Rote Ndao berhasil menangkap empat orang pelaku yamg diduga otak dari pembunuhan sadis itu masing masing, Mekianus Abraham alias (Me’e,) Yusuf Manu, Julius Erasmus Mesakh, dan Junus Lusi semuanya beralamat dari desa Oebatu Kecamatan Rote Barat Daya.

Menurut Sepuh pada saat penangkapan keempat pelaku ini tidak ada perlawanan, dimana tiga orang pelaku yaitu, Melkianus Abraham, Yusuf Manu dan Julius Erasmus Mesakh mereka ditangkap dirumah mereka masing masing, sedangkan Junus Lusi saat anggota hendak menangkap dirumahnya tidak berada di tempat, namun pada siang harinya pelaku tersebut menyerahkan diri ke polres Rote Ndao.

Barang bukti yang disita 1 pasang baju lengan panjang dan celana pendek jens warna biru milik Melkianus Abraham, 1 parang panjang gagangnya terbuat dari tanduk yang diakui milik Melkianus Abraham, 1 bilah parang mengkilap yang diakui milik Jusuf Mesakh, 3 bilah parang dengan satu gagang dari tanduk dan dua gagang dari kayu, diakui milik dari Julius Erasmus Messakh, satu pucuk senjata api rakitan laras pendek yang ditemukan di mck rumah milik Julius Erasmus Mesakh.

Ditemukan juga satu kantong plastik peluru organik sebanyak 15 butir kaliber 5.56 mm, enam potong besi beton ukuran 10 inci, satu potong besi pipa panjang 15 cm, satu gumpal serabuk, satu botol kecik serbuk hitam diduga mesiu, satu dos korek api berisi belerang, satu besi beton ukuran 6 inc.

“Para pelaku ini dijerat dengan pasal 338 KHUP Subsider melanggar pasal 354 ayat 2 dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara”.

Modus para pelaku yang masih kami selidiki intimidasinya melakukan pengepungan dan penangkapan terhadap kedua korban yang bernama Iristo Manu dan Matheos, selanjutnya menebas leher kedua korban tersebut, dan sampai saat ini kami terus melakukan pendalaman, sehingga ada kemungkinan pelaku lebih dari empat orang tersebut.

Sebebelum ditemukan tewas dalam hutan, Iristo dan Matheos sempat menghilang dari rumah selama tiga hari, diduga kedua korban ini tebas dibunuh.
( *Sanro)