Beranda HEADLINE Fransiskus Moruk Menggorok Gregorius Bria Hingga Tewas

Fransiskus Moruk Menggorok Gregorius Bria Hingga Tewas

128

Malaka, Kabardaerah.com – Kembali terjadi Kasus pembunuhan di Malaka. Gregorius Bria (52) selaku korban warga Dusun Saneon B, Desa Naibone, Kecamatan Sasitamean. Tewas digorok lehernya hingga nyaris putus.

Peristiwa ini terjadi Rabu 21/3/2018 sekira pukul 15.00 wita saat itu korban Gregorius hendak ke rumahnya. Namun tanpa di ketahui sudah di tunggu pelaku Fransiskus Moruk di pagar halaman rumahnya langsung menyambar korban menggunakan sebilah parang panjang. Sesudah menghabisi korban pelaku langsung mengambil langka ke hutan, sedangkan korban baru berhasil di evakuasi ke RSPP Betun, sekira pukul 20.00 wita untuk dilakukan visum et repertum.

Kepada media ini Lusia Muti istri dari si korban mengatakan tidak menyangka suaminya tewas dibunuh, apalagi pelaku adalah suami dari adik kandungnya. Jarak tempat tinggal berdekatan dan posisi rumah berhadapan. Dia menduga pelaku emosi karena di tuding mencuri babi piaraanyn marah hingga menebas suaminya.

Isteri korban mengaku sesaat sebelum kejadian Ia melihat pelaku menggunakan parang dan sempat bertengkar mengancam membunuh suaminya. Setelah dikejar, dirinya sempat lari menuju rumah bapak RT untuk memberitahu suaminya. Namun di sepanjang jalan tidak berpapasan. Saat kembali menuju rumah, hanya bisa pasrah melihat kondisi suaminya jatuh terkapar di tanah dalam keadaan berlumuran darah.

Lusia takut mendekat karena pelaku memegang parang panjang dan mengancam mau membunuhnya lagi, bahkan Polisi yang hadir juga sempat menghindar karena di kejar pelaku pakai parang panjang.

Kapolsek Sasitamean Iptu Agusto De Araujo, saat di konfirmasi wartawan di ruang jenasah RSPP Betun, menjelaskan saat kejadian dua anggotanya sedang berada di wilayah desa itu. Kehadiran Polisi untuk menyelesaikan kasus pencurian ternak babi yang di laporkan korban dua pekan sebelumnya.

Disampaikan bahwa korban hendak keluar untuk memanggil salah satu aparatur desa terkait kehadiran Polisi. Saat korban kembali dan tiba di jalan depan rumah, pelaku Fransiskus Moruk langsung menyerang korban. Ayunan parang mengenai ke arah leher dan mulut, leher nyaris putus dan terdapat luka tusukan di bagian jantung dan kepala bagian korban juga di pukul pake batu.

Menurut Kapolsek Araujo pelaku benar brutal setelah menghabisi korban, Lusia Muti sempat di kejar pelaku. Termasuk dua anggota Polisi yang saat itu hadir di kejar pelaku pakai parang panjang. Hingga kini pelaku belum berhasil diamankan karena setelah menyerang korban pelaku mengambil langka dan bersembunyi ke hutan.

Kasus tersebut belum diketahui motifnya, kuat dugaan pelaku marah dan menggorok korban hingga tewas karena dituding pelaku mencuri babi piaraan korban. (*JOY)