Beranda HEADLINE Terjadi Kasus Pemerkosaan Anak Berumur Delapan (8) Tahun

Terjadi Kasus Pemerkosaan Anak Berumur Delapan (8) Tahun

73

Malaka, Kabardaerah.com – Selasa, 10/04/2018 wita, telah datang ke kantor Polsek Sasitamean Yulita Lotu (24) alamat Babaria, Dusun A, Desa Umatnana, Kec. Sasitamean, Kab. Malaka. Melaporkan bahwa telah terjadi tindak pidana pemerkosaan anak dibawah umur atas nama MMM.

Kapolsek Sasitamean, Iptu Agustino De Araujo mengatakan, kasus ini dilaporkan Yulita Lotu di Polsek Sasitamea terkait tindak pidana pemerkosaan anak di bawah umur.

Yulita Lotu (Mama Korban) selaku saksi I memberikan keterangan bahwa jumat 6 april 2018, sekitar pukul 08.00 wita Edmundus Seran mengajak korban untuk pergi ke kebun di Oe kam namun Ibu Korban tidakmau supaya anaknya ( korban ) pergi kekebun bersama Mundus.

Ajakan Edmundus Seran terhadap korban denga alasan bahwa ibunya mengijinkan untuk pergi Kebun bersamanya, lalu MMM juga pergi bersama pelaku ke kebun Oe Kam sekitar pukul 16.00 wita.

Pelaku bersama korban tiba di rumah korban dan langsung Edmundus memberitahukan kepada ibu korbab bahwa terjadi kecelakaan”  kemaluan korban di tikam kayu saat bermain ayunan dikebun” lalu ibu korban berkata kepada Edmundus : ” kamu jalan dengan anak kenapa tidak jaga ” kemudian Edmundus menyuruh ibu korban muat air panas dan campur dengan kunyit guna mengkompres kemaluan korban.

Setelah kompres, Ibu korban melihat kemaluan (vagina) korban masih keluar darah, ibu korban merasa curiga sehingga pada pukul 19.00 Ibu korban membawa MMM ke Puskesmas Kaputu. Setelah sampai, Puskesmas Kaputu langsung membuat surat rujukan dan mengantar korban ke RSPP Betun.

Dari hasil pemeriksaan oleh Dokter di RSPP betun, bahwa tidak menemukan serpihan kayu di dalamkemaluan korban. Menurut keterangan dokter bahwa kemaluan ( vagina ) korban mengalami luka lecet dan dinding rahim Vagina korban terabik sehingga disarankan untuk korban dirawat sampai hari senin tanggal 9 april 2018 baru bisa pulang.

Hari senin tanggal 9 april Ibu korban bersama korban kembali kerumah atas hasil pemeriksaan dokter bahwa, korban sudah bisa kembali kerumah, dan setibanya dirumah, ibu korban merasa tidak puas dengan penyakit yang dialami oleh anaknya ( korban) lalu Ia menanyakan kepada anaknya ” kamu ini kena tikam dari kayu betul atau tidak ” lalu korban menjawab bahwa Edmundus perkosa saya”.

Mendengar pengakuan dari anaknya, ia (ibu korban) merasa kesal dengan perbuatan terlapor, lalu ibu korban memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Edmunsdus adalah warga Dusun Kanu A, Desa Umutnana, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka. Dia telah dilaporkan ke Mapolsek Sasitamean karena diduga keras memperkosa anak di bawah umur berinisial MMM yang berumur delapan tahun.(*JOY)